Jumat, 11 November 2011

PREMATUR

Lamanya suatu kehamilan berkisar 40 minggu. Pada sebagian besar kehamilan, persalinan dimulai antara usia 37 dan 42 minggu setelah haid terakhir. Jika persalinan terjadi sebelum 37 minggu, maka dianggap prematur. Sekitar 1 dari setiap 10 bayi yang lahir di Amerika Serikat lahir prematur.
Bayi Anda dapat mengalami berbagai masalah jika lahir terlalu dini. Penyakit serius atau kematian dapat terjadi karena bayi belum siap untuk hidup sendiri. Artikel ini akan menjelaskan:
·                Tanda-tanda peringatan persalinan prematur
·                Bagaimana mendeteksinya pada tahap awal
·                Metode yang digunakan untuk membantu mencegah persalinan prematur.

Apakah persalinan prematur itu?
Persalinan dimulai dengan kontraksi uterus (rahim) yang teratur. Serviks (leher rahim) menipis dan membuka (dilatasi) sehingga bayi dapat memasuki jalan lahir. Tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan dimulainya persalinan. Hormon yang dihasilkan oleh plasenta, ibu, dan janin berperan. Perubahan dalam rahim, yang mungkin disebabkan oleh hormon-hormon ini, dapat menyebabkan mulainya persalinan.
Ada banyak penyebab persalinan prematur. Namun, dalam sebagian besar kasus persalinan prematur, penyebab pastinya tidak diketahui.

Mengapa harus khawatir?
Kelahiran prematur merupakan penyebab sebagian besar kematian bayi baru lahir. Pertumbuhan dan perkembangan pada bagian terakhir kehamilan merupakan hal penting untuk kesehatan bayi. Semakin dini bayi lahir, semakin besar kemungkinan ia akan memiliki masalah kesehatan.
Bayi kurang bulan (juga disebut bayi prematur) cenderung tumbuh lebih lambat dari bayi cukup bulan. Mereka juga mungkin mengalami masalah dengan mata, telinga, pernafasan, dan sistem saraf. Masalah dalam belajar dan perilaku lebih sering terjadi pada anak-anak yang dulunya bayi prematur.

Tanda-tanda persalinan prematur
Jika persalinan prematur ditemukan cukup dini, persalinan dapat dicegah atau ditunda dalam beberapa kasus. Hal ini akan memberikan bayi Anda waktu ekstra untuk tumbuh dan matang. Bahkan lebih beberapa hari dapat berarti bayi yang lebih sehat. Kadang-kadang tanda-tanda bahwa persalinan prematur akan berlangsung cukup mudah untuk dideteksi. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, jangan menunggu. Hubungi dokter Anda atau pergi ke rumah sakit. Tanda-tanda peringatan persalinan prematur adalah sebagai berikut:
·                Perubahan jenis cairan vagina (encer, berlendir, atau berdarah)
·                Bertambahnya jumlah cairan vagina yang keluar
·                Tekanan pada panggul atau perut bagian bawah
·                Nyeri punggung bawah yang konstan dan tumpul
·                Kram perut ringan, dengan atau tanpa diare
·                Kontraksi atau rahim terasa kencang yang teratur atau sering, seringkali tidak nyeri
·                Selaput ketuban pecah (cairan ketuban menyembur, atau kadang-kadang bahkan berupa tetesan).

Diagnosis persalinan prematur
Mengalami kontraksi Braxton Hicks, kadang disebut persalinan palsu, merupakan hal yang umum terjadi selama trimester terakhir kehamilan. Kontraksi ini mungkin akan terasa nyeri dan teratur, tetapi biasanya hilang dalam waktu satu jam atau lebih dengan istirahat. Jika Anda mengalami kontraksi yang terjadi 4 kali setiap 20 menit atau jika Anda mengalamii kontraksi 8 kali dalam satu jam yang berlangsung selama lebih dari satu jam, hubungi dokter Anda segera.
Persalinan prematur hanya dapat didiagnosis dengan menemukan adanya perubahan pada serviks ketika Anda mengalami kontraksi teratur. Hal ini berarti dokter Anda harus memeriksa Anda. Untuk membantu mendiagnosis persalinan prematur dokter Anda mungkin menggunakan tes berikut:
·                Pemantauan janin. Tes ini digunakan untuk merekam detak jantung janin dan kontraksi rahim Anda.
·                USG. Pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mengukur panjang serviks dan memperkirakan ukuran, umur, dan posisi janin. Anda mungkin akan dipantau untuk beberapa waktu kemudian diperiksa lagi untuk melihat apakah terdapat perubahan pada leher rahim Anda.
·                Fibronektin janin. Tes ini digunakan untuk mengukur jumlah protein tertentu yang membantu memprediksi resiko kelahiran prematur.
Anda juga mungkin menjalani pemeriksaan panggul dan tes untuk mencari infeksi pada vagina atau leher rahim.

Perempuan yang berisiko
Persalinan prematur dapat terjadi tiba-tiba. Beberapa perempuan beresiko lebih besar untuk mengalami persalinan prematur dibandingkan yang lain. Perempuan yang tidak menjalani perawatan prenatal atau hanya sedikit menjalani perawatan prenatal dan mereka yang sebelumnya pernah mengalami persalinan prematur beresiko lebih tinggi.
Sejumlah faktor lainnya juga terkait dengan persalinan prematur. Misalnya, terlalu banyak cairan ketuban dalam kantung yang menyelimuti bayi merupakan salah satu faktor resiko. Adanya masalah pada plasenta atau cacat lahir tertentu juga meningkatkan resiko. Faktor kesehatan tertentu juga mungkin berkaitan dengan peningkatan resiko untuk lahir prematur:
·                Serviks yang pendek yang diukur dengan ultrasonografi
·                Peningkatan jumlah dari protein fibronektin janin pada cairan vagina

Faktor resiko persalinan prematur
Apakah Anda:
·                Mengalami tanda-tanda peringatan persalinan prematur.
·                Pernah mengalami persalinan prematur selama kehamilan ini
·                Mengalami persalinan prematur atau kelahiran prematur pada kehamilan sebelumnya.
·                Merokok atau menggunakan kokain.
·                Hamil kembar.
·                Memiliki serviks abnormal (karena operasi, misalnya).
·                Memiliki rahim yang abnormal.
·                Telah menjalani operasi perut selama kehamilan ini.
·                Mengalami infeksi saat hamil.
·                Mengalami perdarahan pada trimester kedua atau ketiga kehamilan anda.
·                Memiliki berat badan kurang.
·                Memiliki ibu atau nenek yang meminum obat des (dietilstilbestrol, obat yang diberikan kepada wanita hamil pada tahun 1950-an dan 1960-an).
·                Menjalani sedikit atau tidak ada perawatan kehamilan.
·                Memiliki anak dengan kelainan kromosom.
Jika Anda memiliki salah satu faktor di atas, Anda mungkin beresiko mengalami persalinan prematur. Meskipun telah banyak diketahui tentang faktor-faktor resiko tersebut, masih banyak yang harus dipelajari tentang persalinan prematur. Setengah dari para wanita yang mengalami persalinan prematur tidak memiliki faktor resiko yang diketahui.
Jika Anda beresiko mengalami persalinan prematur atau kelahiran prematur, Anda akan disarankan untuk mengambil langkah-langkah tertentu untuk membantu mencegah kelahiran prematur. Langkah-langkah tersebut meliputi:
·                Mengubah gaya hidup Anda
·                Menemui dokter Anda lebih sering
·                Belajar bagaimana cara mengecek kontraksi
Jika Anda beresiko mengalami persalinan prematur, pastikan Anda mendapatkan perawatan kehamilan sejak dini. Anda mungkin perlu menemui dokter Anda lebih sering untuk pemeriksaan dan tes. Merokok dan menggunakan obat-obatan terlarang tertentu, seperti kokain, meningkatkan resiko kelahiran prematur. Perempuan yang pernah mengalami kelahiran prematur sebelumnya dapat diberikan progesteron, suatu hormon untuk membantu mencegah terjadinya kelahiran prematur.
Pada banyak kasus, perempuan dengan resiko persalinan prematur tidak perlu mengambil cuti dari pekerjaan mereka. Namun, Anda mungkin disarankan untuk menghindari mengangkat barang berat atau tugas berat dan melelahkan lainnya selama kehamilan. Jika Anda mengambil kelas persiapan melahirkan, sampaikan kepada guru Anda bahwa Anda beresiko untuk persalinan prematur. Ia mungkin menyarankan Anda untuk melewati latihan tertentu. Perempuan beresiko juga mungkin disarankan untuk mengurangi berpergian. Tanyakan kepada dokter Anda tentang hal ini dan yang Anda mungkin harus ubah dalam rutinitas harian Anda.
Jika Anda memiliki riwayat persalinan prematur atau mengalami tanda-tanda persalinan prematur, Anda mungkin bertanya-tanya tentang berhubungan seks selama kehamilan. Banyak perempuan khawatir bahwa kontraksi rahim yang seringkali timbul setelah seks dan orgasme akan mengakibatkan persalinan prematur. Meskipun dalam kebanyakan kasus kontraksi berhenti, kekhawatiran seperti ini wajar dan benar yang harus dibicarakan dengan baik pasangan maupun dokter Anda. Anda mungkin disarankan untuk membatasi aktivitas seksual atau untuk memantau sendiri adanya kontraksi setelah berhubungan seks.

Pemantauan Kontraksi
Setelah sekitar 20 minggu kehamilan, Anda mungkin diminta untuk memantau sendiri tanda-tanda aktivitas rahim atau rasa kencang pada rahim. Untuk memantau diri Anda, berbaringlah menghadap salah satu sisi dan dengan lembut rasakan seluruh permukaan perut bagian bawah dengan ujung jari Anda. Anda akan merasakan adanya pengencangan di atas permukaan rahim Anda. Pada sebagian besar kasus, perasaan kencang seperti ini tidak nyeri.
Jika Anda merasakan adanya kontraksi, terus pantau selama satu jam. Catat kapan setiap kontraksi dimulai dan berakhir dan jumlah total yang terjadi dalam 1 jam. Merasakan aktivitas rahim sebelum 37 minggu kehamilan merupakan hal normal. Jika kontraksi terjadi 4 kali setiap 20 menit atau Anda memiliki 8 kontraksi dalam satu jam, Anda perlu menghubungi dokter Anda segera. Anda mungkin dalam kondisi persalinan prematur. Anda harus menghubungi dokter atau perawat Anda setiap kali Anda mengalami 8 atau lebih kontraksi per jam, kecuali ia menyarankan lain.
Penanganan
Terkadang kontraksi dapat dihentikan selama paling sedikit 48 jam. Pada saat lain, bayi harus dilahirkan. Dokter Anda akan mencoba menghentikan persalinan jika:
·                terdeteksi cukup dini
·                Anda dan bayi Anda tidak dalam bahaya akibat infeksi, pendarahan, atau komplikasi lain
Anda mungkin akan diberikan obat yang disebut tokolitik yang menghentikan kontraksi.
Seperti semua obat-obatan, tokolitik dapat memiliki efek samping. Bicarakan dengan dokter Anda tentang kemungkinan efek samping yang dapat disebabkan obat tersebut.
jika sepertinya Anda mungkin melahirkan lebih awal, Anda akan diberi obat yang disebut kortikosteroid. Zat ini melintasi plasenta dan membantu paru-paru bayi agar matang dan meningkatkan peluang hidup bayi. Penelitian menunjukkan bahwa kortikosteroid paling besar kemungkinannya dapat membantu bayi Anda ketika diberikan antara 24 dan 34 minggu kehamilan.
Anda mungkin dapat pulang ke rumah jika Anda tidak benar-benar dalam persalinan prematur atau jika persalinan dihentikan, atau Anda mungkin harus tinggal di rumah sakit untuk sementara waktu. Hal ini tergantung pada hasil pemeriksaan dokter. Jika Anda mengalami persalinan prematur, dokter mungkin menyarankan pembatasan aktivitas. Jenis pembatasan tersebut dapat bervariasi.

Kelahiran prematur
          Kadang-kadang persalinan prematur mungkin sudah terlalu jauh berlangsung untuk dapat dihentikan, atau mungkin terdapat pertimbangan bayi lebih baik dilahirkan, bahkan ketika masih awal. Kondisi ini meliputi:
·                Infeksi
·                Tekanan darah tinggi
·                Perdarahan
·                Tanda-tanda bahwa janin mungkin mengalami masalah
Banyak bayi prematur kecil dan rapuh. Bayi mungkin memerlukan perawatan medis khusus untuk bernapas, makan, tetap hangat, dan untuk menangani masalah kesehatan yang mungkin timbul. Anda atau bayi Anda mungkin akan dipindahkan ke rumah sakit yang berbeda yang dapat menyediakan jenis perawatan seperti ini. Perawatan yang bayi Anda butuhkan tergantung pada seberapa dini ia lahir. Bayi prematur dapat memiliki cacat fisik dan mental yang dapat bersifat jangka panjang, seperti masalah perut dan masalah dengan pernapasan. Bayi yang lahir sebelum 32 minggu kehamilan adalah yang paling mungkin memiliki masalah kesehatan.
Bayi prematur mungkin tidak siap untuk hidup tanpa penunjang. Mereka mungkin dirawat di unit perawatan intensif neonatus (NICU) selama berminggu-minggu dan kadang berbulan-nulan. Bayi prematur seringkali diletakkan dalam inkubator agar mereka tetap merasa hangat.
Mereka dirawat oleh dokter dan perawat yang terlatih khusus. Saat ini, dengan perawatan NICU khusus, bahkan bayi kecil yang lahir terlalu dini memiliki peluang untuk bertahan hidup.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar