Jumat, 13 Juli 2012

MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN KEPUTIHAN

BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
         Di Indonesia, kesehatan dan jasa-jasa lainnya secara umum semakin lama mulai menanggapi kebutuhan-kebutuhan dan permintaan dari kebanyakan remaja. Sejumlah proyek dan program yang didukung oleh pemerintah dengan atau tanpa bantuan donatur telah ada selama beberapa waktu, namun kebanyakan dari mereka hanya berfokus pada sejumlah isu-isu yang terbatas saja yang berhubungan dengan remaja dan tidak pada kebutuhan mereka secara keseluruhan. Fokus projek untuk tahun 2004-2005 adalah untuk mendukung pengembangan lebih lanjut dari rencana pembangunan remaja nasional dan daerah dan pelaksanaannya, termasuk kebutuhan koordinasi antara para mitra, akses dan mutu dari jasa kesehatan yang ramah remaja dalam konteks pendekatan yang lebih "ramah publik" dan akses bagi remaja ke informasi yang dapat diandalkan dan relevan yang mana remaja dapat mendasarkan keputusannya .Keputihan merupakan gejala yang sangat sering dialami oleh sebagian besar wanita. Gangguan ini merupakan masalah kedua sesudah gangguan haid. Keputihan seringkali tidak ditangani dengan serius oleh para remaja. Padahal, keputihan bisa jadi indikasi adanya penyakit. Hampir semua perempuan pernah mengalami keputihan. Pada umumnya, orang menganggap keputihan pada wanita sebagai hal yang normal. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, karena ada berbagai sebab yang dapat mengakibatkan keputihan. Keputihan yang normal memang merupakan hal yang wajar. Namun, keputihan yang tidak normal dapat menjadi petunjuk adanya penyakit yang harus diobati.
Keluarnya (rabas) cairan dari vagina merupakan salah satu keluhan yang sering dinyatakan oleh kaum wanita. Beberapa rembesan adalah umum dan normal, dengan bahan yang dikeluarkan hanya terdiri atas lendir yang disekreasi oleh kelenjar-kelenjar di dalam rahim dan leher rahim, serta cairan yang keluar melalui dinding vagina dari jaringan di sekitarnya.
B.     RUMUSAN MASALAH
1. Apakah keputihan itu?
2. Apa saja jenis keputihan yang bisa di alami oleh wanita?
3. Apa saja yang bisa menyebabkan keputihan pada wanita?
4. Bagaimana tanda-tanda nya jika seseorang mengalami keputihan? Dan bagaimana dampak kejiwaan bagi seorang wanita yang mengalaminya?
5. Bagaimana cara mencegah supaya tidak mengalami keputihan?
6. Bagaimana cara mengatasi jika seseorang telah mengalami keputihan?
C.     TUJUAN
1. Untuk mengetahui apa keputihan itu serta jenis-jenisnya
2. Untuk mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan keputihan
3. Untuk mengetahui tanda-tanda nya jika seseorang mengalami keputihan dan dampak kejiwaan bagi wanita
4. Untuk mengetahui bagaimana cara mencegah supaya tidak mengalami keputihan
5. Untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi jika telah mengalami keputihan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.    PENGERTIAN
           Keputihan merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi atau peradangan yang terdapat pada alat kelamin dan umumnya diderita oleh wanita.Infeksi ini merupakan akibat oleh organisme seperti bakteri, virus dan juga dapat disebabkan karena pengaruh bahan kimia seperti cairan,krim yang digunakan pada daerah organ intim.Dalam beberapa kasus ditemukan bahwa keputihan dapat disebabkan oleh organisme yang ditularkan melalui pasangan seksual.
Keputihan yang semakin lama tidak diobati dapat menimbulkan komplikasi sehingga menjadi masalah yang serius antara lain:
-            Infertilitas
-            Radang penyakit panggul
-            Pada wanita hamil dapat menyebabkan kelahiran prematur dan berat badan lahir yang rendah.
Cairan vagina dapat ditemukan pada keadaan normal seperti pada keadaan sesaat sesudah telur keluar dari indung telur dalam keadaan
Organ seksual pada wanita, seperti rahim, vagina, dan payudara, masing-masing mempunyai fungsi tersendiri. Kadangkala fungsi organ-organ tersebut tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini yang kemudian dapat menyebabkan gangguan. Penyakit yang menyerang organ kewanitaan sangat beragam jenisnya, antara lain yaitu keputihan, gangguan menstruasi, kanker payudara, kanker organ reproduksi (leher rahim, rahim, ovarium), radang panggul, kista indung telur, dan sebagainya.
B.     JENIS KEPUTIHAN
Keputihan terbagi menjadi dua jenis yaitu yang bersifat fisiologis dan Patologis.
1. Keputihan Fisiologis
    Jenis keputihan ini biasanya terjadi pada saat masa subur,serta saat sesudah dan sebelum menstruasi. Biasanya saat kondisi-kondisi tersebut sering terdapat lendir yang berlebih,itu adalah hal yang normal,dan biasanya tidak menyebabkan rasa gatal serta tidak berbau.
Keputihan fisiologis atau juga banyak disebut keputihan normal memiliki ciri-ciri:
-  Cairan keputihannya encer
-  Cairan yang keluar berwarna krem atau bening
-  Cairan yang keluar tidak berbau
-  Tidak menyebabkan gatal
-  Jumlah cairan yang keluar terbilang sedikit

2. Keputihan Patologis
    Keputihan jenis patologis disebut juga sebagai keputihan tidak normal.jenis keputihan ini sudah termasuk jenis keputihan penyakit. Keputihan patologis dapat menyebabkan berbagai efek dan hal ini akan sangat mengganggu bagi kesehatan wanita pada umumnya dan khususnya kesehatan daerah kewanitaan.
Keputihan patologis memiliki ciri-ceiri sebagai berikut:
-  Cairannya bersifat kental
-  Cairan yang keluar memiliki warna putih seperti susu,atau berwarna kuning atau sampai kehijauan.
-  Keputihan patologis menyebabkan rasa gatal
-  Cairan yang keluar memiliki bau yang tidak sedap
-  Biasanya menyisakan bercak-bercak yang telihat pada celana dalam wanita
-  Jumlah cairan yang keluar sangat banyak.


C.     PENYEBAB
Ada berbagai macam penyebab keputihan,antara lain:
1. Faktor kebersihan yang kurang baik.
    Kebersihan di darerah vagina haruslah terjaga dengan baik. Jika, daerah vagina tidak dijaga kebersihannya akan menimbulkan berbagai macam penyakit salah satunya keputhan. Hal ini menyebabkan kelembaban vagina mengalami peningkatan dan hal ini membuat penyebab infeksi berupa bakteri patogen akan sangat mudah untuk menyebarnya.
2. Stress
       Semua organ tubuh kinerjanya di pengaruhi dan dikontrol oleh otak, maka ketika reseptor otak mengalami kondisi stress hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan dan keseimbangan hormon -hormon dalam tubuh dan hal ini dapat menimbulkan terjadinya keputihan.
3. Penggunaan obat-obatan
       Penggunaan obat antibitok dalam jangka lama bisa menyebabkan sistem imunitas pada tubuh wanita, dan obat antibiotik biasanya dapat menimbulkan keputihan. Sedangkan gangguan keseimbangan hormonal dapat juga disebabkan oleh penggunaan KB.
Keputihan dapat ditimbulkan oleh berbagai macam penyebab, berikut ini merupakan sebagian besar penyebab keputihan yang dialami oleh wanita Indonesia:
1.      Menggunakan WC umum yang kotor, sehingga rawan terinfeksi oleh bakteri, virus, jamur, dan sebagaianya.
2.      Ketika selesai buang air kecil, hanya membasuh organ intim dengan tissue saja, dan tidak membilasnya dengan air.
3.      Menggunakan pakaian dalam yang sangat ketat, apalagi terbuat dari bahan sintesis.
4.      Melakukan cara pembilasan vagina dengan arah yang salah, umumnya melakukan dari arah anus ke arah vagina, yang benar adalah dari vagina ke arah anus.
5.      Kurangnya menjaga kebersihan organ intim.
6.      Melakukan pertukaran pemakaian handuk/celana dalam dengan orang lain.
7.      Mengalami stress dan kelelahan.
8.      Tidak sering mengganti pembalut saat menstruasi.
9.      Sering menggaruk – garuk pada daerah organ intim.
10.  Tinggal di lingkungan yang kotor.
11.  Mandi dengan berendam air hangat. Jamur penyebab keputihan suka tinggal pada daerah yang hangat.
12.  Sering berganti pasangan seksual.
13.  Memakai pembalut/pantyliner yang tidak berkualitas (terbuat dari bahan daur ulang & mengandung pemutih).
Penyakit keputihan juga dapat disebabkan karena jamur,bakteri,virus dan parasit:
1. Jamur Monilia atau Candidas
    Bercirikan memiliki warna putih seperti susu, cairannya sangat kentar, sangat berbau tidak seda dan menimbulkan rasa gatal pada sekitar daerah vagina. Hal ini dapat menyebabkan vagina mengalami radang dan kemerahan. Biasanya hal ini juga dipicu oleh adanya penyakit kencing manis, penggunaan pil KB, serta tubuh yang memiliki daya tahan rendah.
2. Parasit Trichomonas Vaginalis
     Terjadi dan ditularkan melalui hubungan seks, bibir kloset atau oleh perlengkapan mandi. Memiliki ciri, cairan yang keluar sangat kental, memiliki warna kuning atau hijau, berbuih dan berbau anyir. Keputihan akibat parasit tidak menimbulkan gatal, tapi jika ditekan vagina akan terasa sakit.
3. Bakteri Gardnella

     Keputihan akibat infeksi bakteri ini memiliki ciri berwarna keabuan, sedikit encer, memiliki bau ami dan berbuih. Keputihan jenis ini dapat menimbulkan rasa gatal yang sangat menggangu.
D.     TANDA-TANDA
      Gejala yang ditimbulkan dapat bervariasi tergantung pada apa yang menjadi penyebab keputihan yang di alami. Pada beberapa wanita ditemukan bahwa mereka tidak mengalami gejala apapun.
Akan tetapi umumnya mereka yang menderita keputihan akan mengalami beberapa gejala berikut :
·       Terasa gatal pada organ intim bagian dalam dan atau bagian luar.
·       Terdapat cairan yang berwarna putih kekuningan dari saluran vagina, terkadang berbusa dan memiliki bau yang menyengat/ tidak sedap.
·       Mengalami rasa seperti “terbakar” saat buang air kecil.
·       Merasa tidak nyaman pada organ intim.
E.     DAMPAK KEJIWAAN
          Wanita yang menderita keputihan biasanya mempunyai masalah dengan reaksi kejiwaannya apalagi yang sudah memang mempunyai status kejiwaan yang labil.Reaksi kejiwaan ini bermanifestasi sebagai berikut:
1. rasa kecemasan yang berlebihan,
kecemasan ini muncul akibat adanya perasaan malu atau terkena penyakit,atau tumbuhnya perasaan takut atau khawatir akibat dari penyakit ini yang dapat menyebabkan kanker.
2. enggan untuk bersenggama dengan suaminya,
karena khawatir akan mengotori suami atau takut jika suami merasakan jijik dengan dirinya.selain itu perasaan nyeri juga amat mengganggu .
3. Berusaha membatasi kegiatan sosialnya dalam pergaulan sehari-hari
karena khawatir tidak mampu melakukan tugasnya lagi dengan baik dan berusaha menjauhi kesenangannya sehari-sehari seperti berolahraga atau mengerjakan hobi nya karena merasa dirinya sakit,takut ketahuan orang lain,atau takut akan merugikan lingkungan dengan menimbulkan bau yang tidak sedap.

(Sianturi.1996.Keputihan.Jakarta:Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)
F.      CARA MENCEGAH
Berikut ini adalah berbagai cara untuk mencegah keputihan:
·            Bersihkan selalu organ intim. Bersihakan dengan menggunakan pembersih yang tidak menyebabkan gangguan kestabilan pH pada daerah vagina anda. Gunakan produk pembersih terbuat dari bahan susu. Produk yang terbuat dari bahan dasar susu dapat menjaga pH seimbang juga meningkatkan flora dan bakteri yang tidak bersahabat dapat ditekan. Penggunaan sabun antiseptik kurang baik bagi vagina dalam jangka panjang, karena bersifat agat keras.
·            Jangan menggunakan bedak atau bubuk yang bertujuan membuat vagina harum atau kering. Bedak sangat kecil dan halus, hal ini mudah terselip dan tidak dapat terbersihkan, sehingga mengundang datangnya jamur pada vagina.
·            Keringkanlah selalu vagina anda setelah mandi, cebok atau mencui vagina sebelum anda berpakaian
·            Pakailah selalu pakaian dalam yang kering. Usahakan selalu untuk membawa cadangan guna berjaga-jaga jika celana dalam anda perlu diganti
·            Gunakan celana luar yang memiliki pori-pori cukup, jangan terlalu seirng menggunakan celana luar yang ketat, hal ini dapat menyebabkan sirkluasi di daerah kewanitaan terganggu.
·            Gunakan celana dalam dari bahan katun, karena bahan katun mampu menyerap keringat.
·            Saat periode menstruasi, seringlah anda mengganti pembalut
·            Panty liner digunakan saat dirasa perlu saja, janga digunakan terlalu lama.
·            Jika anda stress, ambil waktu libur atau cuti anda, rileks kan pikiran anda sejenak. Karena stress juga dapat memacu keputihan
·            Kurangi untuk kegiatan yang membuat anda sangat letih, kepanasan dan banyak mengeluarkan keringat, atau jika sudah melakukan aktivitas tersebut, segera mandi dan bersihkan tubuh anda khususnya daerah kemaluan.
Sumber :
Penyebab Keputihan Pada Wanita
G.    CARA MENGOBATI
Berikut ini beberapa solusi untuk mengatasi dan mecegah keputihan :
·            Sering-seringlah mengganti pembalut pada saat menstruasi.
·            Gunakan pembalut yang berkualitas, serta mengandung herbal dan berbagai macam teknologi yang dapat membunuh virus, bakteri, jamur serta berbagai macam organisme yang menjadi penyebab keputihan.
·            Usahakan untuk tidak menggunakan toilet yang kotor, pastikan toilet yang Anda gunakan bersih.
·            Jalani hidup dengan pola yang teratur, makan makanan yang bergizi, istirahat dengan cukup serta hindari stress yang berkepanjangan.
·            Gunakan pantyliner yang berkualitas
Pemeriksaan dokter baiknya segera dilakukan bila perempuan mengalami keputihan. Tujuannya : Menentukan letak dari bagian yang sakit, dalam hal ini mencari darimana keputihan itu berasal dan jenis keputihan
(http://bidanku.com/index.php?/keputihan-pada-wanita-jenis-penyebab-dan-pencegahan)

Berbagai obat penawar muncul ditanah air kita dari yang murah sampai yang mahal untuk mengobati berbagai penyakit termasuk keputihan.pada pengobatan keputihan dikenal berbagai macam cara:
1.  Sebagai penawar saja
Banyak di jual larutan antiseptik mulai dari Betadine vaginal kit,Intima,detol yang digunakan untuk membersihkan cairan keputihan dari liang senggama,akan tetapi tidak untuk membunuh kuman penyebabnya.
2. Obat pemusnah atau pemungkas
keputihan yang disebabkan oleh kuman dapat di obati dengan menggunakan antibiotika tergantung pada kuman penyebabnya dan resistensinya seperti penggunaan tetrasiklin, penisilin, thiamfenikol, doksisiklin,atau eritromisin di tambah dengan pengobatan lokal tablet liang senggama berisikan tetrasiklin yang dicampur dengan amfoterisin atau polimiksin.
3. Melakukan penghancuran lokal pada adanya kutil dileher rahim,liang senggama atau bibir kemaluan,atau melakukan pembedahan.
Dilakukan operasi berupa pengangkatan sebagian jaringan leher rahim dengan menggunakan kawat berlubang yang dialiri listrik atau dipancung berbentuk kerucut kebawah menggunakan pisau bedah yang disebut sebagai konisasi.

(Sianturi.1996.Keputihan.Jakarta:Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)
BAB III

PENUTUP
KESIMPULAN
Keputihan merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi atau peradangan yang terdapat pada alat kelamin dan umumnya diderita oleh wanita.
Keputihan terbagi menjadi dua jenis yaitu yang bersifat fisiologis dan Patologis.
1. Keputihan Fisiologis
    Jenis keputihan ini biasanya terjadi pada saat masa subur,serta saat sesudah dan sebelum menstruasi.
2. Keputihan Patologis
    Keputihan jenis patologis disebut juga sebagai keputihan tidak normal.jenis keputihan ini sudah termasuk jenis keputihan penyakit.
Ada berbagai macam penyebab keputihan,antara lain:
1. Faktor kebersihan yang kurang baik.
2. Stress
3. Penggunaan obat-obatan
Tanda-tanda keputihan sebagai berikut:
1.Terasa gatal pada
organ intim bagian dalam dan atau bagian luar.
2. Terdapat cairan yang berwarna putih kekuningan dari saluran vagina,terkadang berbusa dan memiliki bau yang tidak sedap.
3. Memilki rasa seperti terbakar saat buang air kecil.
4. Merasa tidak nyaman pada organ intim
Berikut ini adalah berbagai cara untuk mencegah keputihan:
1. Bersihkan selalu organ intim
2. Jangan menggunakan bedak atau bubuk
3. Keringkanlah selalu vagina anda setelah mandi, cebok atau mencui vagina sebelum anda berpakaian.
4. Pakailah selalu pakaian dalam yang kering

Berikut ini beberapa solusi untuk mengatasi dan mecegah keputihan :
·            Sering-seringlah mengganti pembalut pada saat menstruasi.
·            Gunakan pembalut yang berkualitas, serta mengandung herbal dan berbagai macam teknologi yang dapat membunuh virus, bakteri, jamur serta berbagai macam organisme yang menjadi penyebab keputihan.
·            Jalani hidup dengan pola yang teratur, makan makanan yang bergizi, istirahat dengan cukup serta hindari stress yang berkepanjangan.
·            Gunakan pantyliner yang berkualitas
DAFTAR PUSTAKA
http://www.keputihan+patologis.html

http://bidanku.com/index.php?/keputihan-pada-wanita-jenis-penyebab-dan-pencegahan

http://populerkan.com/content/keputihan/penyakit-keputihan.html

http://id.shvoong.com/medicine-and-health/investigative-medicine/2257854-cara-menghilangkan-keputihan/

(Sianturi.1996.Keputihan.Jakarta:Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar